Selasa, 31 Mei 2022
Perangkat Pembelajaran
Senin, 23 Mei 2022
KURIKULUM
Nama : Dhimas Setiawan
Nim :
12001182
Kelas : 4 G PAI
Mata
Kuliah : Magang I
Dosen
Pengampu : Ibu Farninda Aditya, M.Pd
KURIKULUM
Pengertian
Kurikulum
Dalam dunia Pendidikan, kurikulum menjadi hal yang sangat penting.
Tanpa adanya Kurikulum yang tepat, para peserta didik tak akan memperoleh
target pembelajaran yang sesuai. Seiring berkembangnya zaman Kurikulum dalam
dunia pendidikan pun terus mengalami perubahan. Semuanya disesuaikan dengan
kebutuhan peserta didik dieranya masing-masing. Dengan penyesuaian tersebut,
diharapkan setiap peserta didik dapat menyesuaikan diri dengan baik di
masyarakat kelak.
Kurikulum ini berisi sekumpulan rencana, tujuan, dan materi
pembelajaran. Termasuk cara mengajar yang akan menjadi pedoman bagi setiap
pengajar supaya bisa mencapai target dan tujuan pembelajaran dengan baik. Jika
dilihat secara etimologis, Kurikulum berasal dari bahasa Yunani, yaitu “curir” yang berarti pelari, serta “curere” yang berarti tempat berpacu.
Dulu, istilah ini dipakai dalam dunia olahraga.
Jadi, Kurikulum dapat diartikan sebagai sebuah jarak yang mesti
ditempuh seorang pelari supaya mendapat medali atau penghargaan lainnya.
Kemudian, istilah Kurikulum tersebut diadaptasi dalam dunia pendidikan. Jadi
pengertian Kurikulum dalam dunia pendidikan kemudian menjadi sekumpulan mata
pelajaran yang harus ditempuh dan dipelajari oleh peserta didik supaya
mendapatkan ijazah atau penghargaan.
Adapun pengertian Kurikulum ini juga disampaikan dalam UU dan oleh
para ahli pendidikan, berikut pengertian menurut mereka :
1.
Menurut
Prof. Dr. S. Nasution
Prof.
Dr. S. Nasution dalam bukunya yang berjudul Kurikulum dan Pengajaran
menyatakan, kurikulum adalah serangkaian penyusunan rencana untuk melancarkan
proses belajar mengajar. Adapun rencana yang disusun tersebut berada di bawah
tanggung jawab lembaga pendidikan dan parah pengajar di sana.
2.
Dr.
Nana Sudjana
Dalam
buku yang berjudul Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di Sekolah karya Dr.
Nana Sudjana disebutkan, pengertian kurikulum adalah kumpulan niat dan harapan
yang tertuang dalam bentuk program pendidikan yang kemudian dilaksanakan dan
diterapkan oleh guru di sekolah bersangkutan.
3.
Harold
B. Alberty
Harold
menyatakan bahwa kurikulum merupakan semua kegiatan yang diberikan kepada
peserta didik atas tanggung jawab sekolah. Kurikulum ini tak hanya terbatas
pada segala hal di dalam kelas saja, melainkan juga semua kegiatan di luar
sekolah.
Sementara itu, dalam UU tentang Sistem Pendidikan Nasional No 20
tahun 2003 pasal 1 butir 19 disebutkan, kurikulum merupakan seperangkat
pengaturan dan rencana mengenai tujuan, isi, dan materi pelajaran serta cara
yang digunakan sebagai pedoman kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan
pendidikan.
Kurikulum menjadi sangat penting untuk dimiliki setiap sekolah
sebagai pedoman bagi para guru. Terutama bagi sekolah-sekolah formal, di mana
kurikulum akan menjadi pedoman dan memberikan arah dalam mengajar. Sesuai
dengan pengertian kurikulum, yaitu sesuatu yang terencana, maka dalam dunia
pendidikan segala kegiatan siswa dapat diatur dengan sedemikian rupa. Sehingga
tujuan adanya pendidikan dapat tercapai.
Bahkan, bisa dikatakan jika tidak ada kurikulum,
maka pembelajaran di sekolah tidak bisa berjalan dengan baik. Sebab segala
sesuatu telah tertuang dalam sebuah kurikulum. Tentunya dengan berbagai variasi
dan adaptasi. Maka tak heran pula jika seorang pakar bernama Beauchamp (1998)
menyatakan bahwa kurikulum merupakan jantung dari pendidikan.
FUNGSI DARI KURIKULUM
Seperti
yang telah disebutkan dalam pengertian kurikulum, di mana segala hal tentang
pembelajaran peserta didik di sekolah akan dituangkan di dalamnya. Maka
kurikulum memiliki fungsi yang penting. Sementara itu, fungsi dapat diartikan
secara variatif sesuai dengan bidang yang memakai istilah.
1. Fungsi
Untuk Penyelenggara
Fungsi dalam konteks kurikulum sebagai salah satu bagian
dari sistem penyelenggara pendidikan demi mewujudkan tujuan pendidikan adalah
sebagai berikut :
a. Fungsi
Integrasi
Fungsi ini diartikan
bahwa kurikulum dapat menjadi alat yang akan membentuk pribadi-pribadi peserta
didik yang utuh dan berintegritas di masyarakat melalui dunia pendidikan.
b. Fungsi
Persiapan
Fungsi ini diartikan bahwa kurikulum mampu memberikan modal
atau persiapan bagi peserta didik untuk mempersiapkan diri memasuki jenjang
berikutnya, termasuk siap untuk hidup di masyarakat ketika tidak ingin
melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
c. Fungsi
Penyesuaian
Ketiga adalah fungsi penyesuaian, di mana kurikulum dapat
melakukan adaptasi terhadap berbagai perubahan yang terjadi di lingkungan
masyarakat dan cenderung dinamis.
d. Fungsi
diferensiasi
Keempat ada fungsi kurikulum sebagai diferensiasi, artinya
kurikulum menjadi alat pendidikan yang memperhatikan setiap pelayanan kepada
peserta didiknya. Sebab setiap peserta didik memiliki perbedaan satu sama lain.
e. Fungsi
Diagnostik
Kelima adalah fungsi diagnostik, yaitu menyatakan bahwa
kurikulum berfungsi untuk memahami dan mengarahkan potensi yang dimiliki oleh
setiap peserta didik supaya dapat terus menggali dan mengasah potensi tersebut,
termasuk memperbaiki kelemahan yang dimiliki.
f.
Fungsi Pemilihan
Terakhir ada fungsi pemilihan, yaitu menyatakan bahwa
kurikulum memberikan fasilitas kepada peserta didik dengan cara memberikan
kesempatan kepada mereka dalam memilih program pembelajaran sesuai minat dan
bakat masing-masing anak.
2.
Fungsi
dari pihak terkait/terlibat
a.
Bagi Kepala Sekolah
Kurikulum
mempunyai fungsi bagi kepala sekolah sebagai manajer dan pimpinan dalam
penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kepala sekolah mempunyai tugas untuk
melakukan pengelolaan pendidikan di tempatnya masing-masing, yaitu dengan cara
melakukan koordinasi dan supervisi terhadap setiap pembelajaran. Apakah
kurikulum diterapkan sesuai ketentuan atau tidak.
b.
Bagi Guru Mata Pelajaran
Bagi setiap
guru mapel, kurikulum memiliki fungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan
pembelajaran di dalam maupun di luar kelas. Sebab setiap pembelajaran tersebut
menjadi tugas dan tanggung jawab setiap guru mata pelajaran.
c.
Bagi Peserta Didik
Kemudian yang
ketiga, bagi peserta didik, yang menjadi target dari adanya kurikulum. Dalam
proses pendidikan, peserta didik adalah pusat perhatian dari setiap
pembelajaran. Maka dari itu, kurikulum berfungsi untuk menjadi acuan bagi para
siswa mengenai apa saja program-program pendidikan yang harus dipelajari dan
dipahami, serta apa saja target pembelajaran yang harus mereka capai di
setiap jenjangnya.
d. Bagi
orang tua atau masyarakat
Meski tidak terlibat dalam pembelajaran
secara langsung, namun orang tua mempunyai peran penting bagi keberhasilan
peserta didik. Dalam hal ini mereka akan menerima hasil dari proses
pembelajaran yang telah dilakukan di sekolah. Jadi capaian siswa terhadap
setiap pembelajaran yang akan dilaporkan kepada orang tua juga tak lepas
dari adanya kurikulum
Senin, 16 Mei 2022
Karakteristik Peserta Didik
Perangkat Pembelajaran
Nama : Dhimas Setiawan Nim : 12001182 Kelas : 4G Perangkat Pembelajaran Perangkat Pembelajaran merupakan hal yang harus disiapkan o...
-
Nama : Dhimas Setiawan Nim : 12001182 Kelas ...
-
Nama : Dhimas Setiawan Nim : 12001182 Kelas : 4G Perangkat Pembelajaran Perangkat Pembelajaran merupakan hal yang harus disiapkan o...
-
Nama : Dhimas Setiawan Nim : 12001182 Kelas ...