Nama : Dhimas Setiawan
Nim :
12001182
Kelas : 4 G PAI
Mata
Kuliah : Magang I
Dosen
Pengampu : Ibu Farninda Aditya, M.Pd
KURIKULUM
Pengertian
Kurikulum
Dalam dunia Pendidikan, kurikulum menjadi hal yang sangat penting.
Tanpa adanya Kurikulum yang tepat, para peserta didik tak akan memperoleh
target pembelajaran yang sesuai. Seiring berkembangnya zaman Kurikulum dalam
dunia pendidikan pun terus mengalami perubahan. Semuanya disesuaikan dengan
kebutuhan peserta didik dieranya masing-masing. Dengan penyesuaian tersebut,
diharapkan setiap peserta didik dapat menyesuaikan diri dengan baik di
masyarakat kelak.
Kurikulum ini berisi sekumpulan rencana, tujuan, dan materi
pembelajaran. Termasuk cara mengajar yang akan menjadi pedoman bagi setiap
pengajar supaya bisa mencapai target dan tujuan pembelajaran dengan baik. Jika
dilihat secara etimologis, Kurikulum berasal dari bahasa Yunani, yaitu “curir” yang berarti pelari, serta “curere” yang berarti tempat berpacu.
Dulu, istilah ini dipakai dalam dunia olahraga.
Jadi, Kurikulum dapat diartikan sebagai sebuah jarak yang mesti
ditempuh seorang pelari supaya mendapat medali atau penghargaan lainnya.
Kemudian, istilah Kurikulum tersebut diadaptasi dalam dunia pendidikan. Jadi
pengertian Kurikulum dalam dunia pendidikan kemudian menjadi sekumpulan mata
pelajaran yang harus ditempuh dan dipelajari oleh peserta didik supaya
mendapatkan ijazah atau penghargaan.
Adapun pengertian Kurikulum ini juga disampaikan dalam UU dan oleh
para ahli pendidikan, berikut pengertian menurut mereka :
1.
Menurut
Prof. Dr. S. Nasution
Prof.
Dr. S. Nasution dalam bukunya yang berjudul Kurikulum dan Pengajaran
menyatakan, kurikulum adalah serangkaian penyusunan rencana untuk melancarkan
proses belajar mengajar. Adapun rencana yang disusun tersebut berada di bawah
tanggung jawab lembaga pendidikan dan parah pengajar di sana.
2.
Dr.
Nana Sudjana
Dalam
buku yang berjudul Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di Sekolah karya Dr.
Nana Sudjana disebutkan, pengertian kurikulum adalah kumpulan niat dan harapan
yang tertuang dalam bentuk program pendidikan yang kemudian dilaksanakan dan
diterapkan oleh guru di sekolah bersangkutan.
3.
Harold
B. Alberty
Harold
menyatakan bahwa kurikulum merupakan semua kegiatan yang diberikan kepada
peserta didik atas tanggung jawab sekolah. Kurikulum ini tak hanya terbatas
pada segala hal di dalam kelas saja, melainkan juga semua kegiatan di luar
sekolah.
Sementara itu, dalam UU tentang Sistem Pendidikan Nasional No 20
tahun 2003 pasal 1 butir 19 disebutkan, kurikulum merupakan seperangkat
pengaturan dan rencana mengenai tujuan, isi, dan materi pelajaran serta cara
yang digunakan sebagai pedoman kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan
pendidikan.
Kurikulum menjadi sangat penting untuk dimiliki setiap sekolah
sebagai pedoman bagi para guru. Terutama bagi sekolah-sekolah formal, di mana
kurikulum akan menjadi pedoman dan memberikan arah dalam mengajar. Sesuai
dengan pengertian kurikulum, yaitu sesuatu yang terencana, maka dalam dunia
pendidikan segala kegiatan siswa dapat diatur dengan sedemikian rupa. Sehingga
tujuan adanya pendidikan dapat tercapai.
Bahkan, bisa dikatakan jika tidak ada kurikulum,
maka pembelajaran di sekolah tidak bisa berjalan dengan baik. Sebab segala
sesuatu telah tertuang dalam sebuah kurikulum. Tentunya dengan berbagai variasi
dan adaptasi. Maka tak heran pula jika seorang pakar bernama Beauchamp (1998)
menyatakan bahwa kurikulum merupakan jantung dari pendidikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar