Senin, 18 April 2022

Manajemen Kelas

Nama : Dhimas Setiawan
Nim : 12001182
Kelas : 4 G PAI
Mata Kuliah : Magang I
Dosen Pengampu : Ibu Farninda Aditya, M.Pd

Manajemen kelas adalah proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan, dan pengawasan kegiatan pembelajaran guru dengan segenap penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien. 

Manajemen adalah rangkaian kegiatan atau tindakan yang dimaksud untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan berlangsungnya pembelajaran. Manajemen kelas merupakan persyaratan penting yang menentukan terciptanya pembelajaran yang efektif.

Penciptaan kelas yang nyaman merupakan kajian dari manajemen kelas, sebab manajemen kelas merupakan serangkaian perilaku guru dalam upayanya menciptakan dan memelihara kondisi kelas yang memungkinkan peserta  didik untuk belajar dengan baik. Keefektifan  manajemen  kelas  sangat  tergantung kepada bagaimana guru memahami berbagai aspek pelaksanaannya.

Guru mengajar tanpa menyiapkan satuan pelajaran, tanpa media, tanpa variasi metode, keadaan kelas yang tenang tanpa aktivitas para siswa mengerjakan tugas atau melakukan kegiatan belajar demi tercapainya tujuan  belajar, bukanlah kelas yang baik, dan itu perlu dihindari. Adanya perubahan tuntutan kondisi / ketertiban kelas agar proses belajar lebih berkualitas, maka guru perlu mengetahui manajemen kelas dalam proses pembelajaran. Setiap proses pembelajaran dengan metode, media, pendekatan tertentu menuntut suasana kelas tertentu pula.

Pembelajaran yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh pembaharuan kurikulum, fasilitas yang tersedia, kepribadian guru yang simpatik, pembelajaran yang penuh kesan, wawasan pengetahuan guru yang luas tentang semua bidang, melainkan juga guru harus menguasai kiat manajemen kelas. Setiap  kegiatan  belajar mengajar mengisyaratkan tercapainya tujuan, baik tujuan instruksional maupun tujuan pengiring. Namun tidak dapat dipungkiri keadaan di kelas  sering kali tidak berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Upaya guru menciptakan dan mempertahankan kondisi yang diharapkan akan efektif apabila :
- diketahui secara tepat faktor-faktor yang dapat menunjang terciptanya kondisi yang menguntungkan dalam proses  belajar mengajar;
- diketahuinya masalah-masalah  yang  diperkirakan  dan  yang mungkin tumbuh yang dapat merusak iklim belajar mengajar; dan
- dikuasai berbagai pendekatan dalam manajemen kelas dan diketahui pula kapan dan untuk masalah mana satu pendekatan digunakan (Entang dan Joni, 1983:7).

Pengajaran adalah serangkaian kegiatan yang bermaksud  memfasilitasi  peserta  didik mencapai tujuan pendidikan secara langsung. Manajemen  kelas  merupakan segenap upaya guru dalam mengelola kegiatan  pembelajaran  guna  mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan secara efektif dan efisien. 

Manajemen kelas menentukan keberhasilan pembelajaran yang dilakukan guru dan siswa.
Sehingga nampak jelas bahwa peran guru dalam manajemen kelas sangat menentukan keefektifan dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru  dan  siswa. Manajemen kelas adalah seni dan praktis kerja yang dilakukan oleh guru, baik secara individu, dengan atau melalui orang  lain  (seperti  team  teaching dengan teman sejawat atau siswa sendiri) untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Jika mengacu pada proses manajemen, maka manajemen kelas juga memiliki proses, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan (evaluasi).
Tujuan manajemen kelas adalah penyedia fasilitas bagi berbagai macam kegiatan belajar siswa dalam lingkungan sosial, emosional, dan intelektual dalam kelas. Fasilitas yang disediakan itu memungkinkan siswa belajar dan bekerja, terciptanya suasana sosial yang memberikan kepuasan, suasana disiplin, perkembangan intelektual, emosional, dan sikap apresiasi pada siswa. Arikunto (1988:68) berpendapat bahwa tujuan manajemen kelas adalah agar setiap anak di kelas dapat bekerja dengan tertib sehingga segera tercapai tujuan pengajar secara efektif dan efesien.

Manajemen kelas berdasarkan pandangan pendekatan operasional tertentu menurut Weber (1993) adalah :
- seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan ketertiban suasana kelas melalui penggunaan disiplin (pendekatan otoriter);
- seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan dan mempertahankan ketertiban suasana kelas melalui intimidasi (pendekatan intimidasi);
- seperangkat kegiatan guru untuk memaksimalkan kebebasan siswa (pendekatan permisif);
- seperangkat kegiatan guru menciptakan suasana kelas dengan cara mengikuti petunjuk atau resep yang telah disajikan (pendekatan buku masak);
- seperangkat kegiatan guru untuk menciptakan suasana kelas yang efektif melalui perencanaan pembelajaran yang bermutu dan dilaksanakan dengan baik (pendekatan instruksional);
- seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan tingkah laku peserta didik yang diinginkan dengan mengurangi tingkah laku yang tidak diinginkan (pendekatan pengubahan perilaku);
- seperangkat kegiatan guru untuk mengembangkan hubungan interpersonal yang baik dan iklim sosio-emosional kelas yang positif (pendekatan penciptaan iklim sosio-emosional); dan
- seperangkat kegiatan guru untuk menumbuhkan dan mempertahankan organisasi kelas yang efektif (pendekatan sistem sosial).
Berdasarkan paparan di atas dapat diketahui bahwa tujuan  manajemen  kelas adalah untuk mewujudkan suasana belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan serta dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik sesuai dengan kemampuannya. Manajemen kelas merupakan usaha sadar yang bertujuan untuk mengatur kegiatan proses belajar mengajar secara  sistematis.  Usaha  sadar itu mengarah pada penyiapan bahan belajar, penyiapan sarana dan alat peraga, pengaturan ruang belajar, mewujudkan situasi dan  kondisi  proses  belajar mengajar, dan pengaturan waktu sehingga pembelajaran berjalan dengan baik dan tujuan kurikuler dapat tercapai (Dirjen Dikdasmen, 1996).

Manajemen kelas ditekankan pada aspek pengaturan lingkungan pembelajaran yaitu berkaitan dengan siswa dan barang/fasilitas. Kegiatan guru tersebut dapat berupa pengaturan kondisi dan fasilitas yang berada di dalam kelas yang diperlukan dalam proses pembelajaran di antaranya tempat duduk, perlengkapan dan bahan ajar, dan lingkungan kelas.

Guru yang profesional adalah guru yang memiliki kemampuan dalam mengelola atau mendesain kelas, yaitu menyediakan iklim yang kondusif untuk berlangsungnya  proses  pembelajaran  yang efektif dan efisien. Apabila suasana belum kondusif,  maka  seorang  guru harus berupaya seoptimal mungkin untuk menguasai, mengatur membenahi, dan menciptakan suasana kelas yang kondusif, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan optimal untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perangkat Pembelajaran

Nama  : Dhimas Setiawan  Nim     : 12001182 Kelas   : 4G Perangkat Pembelajaran  Perangkat Pembelajaran merupakan hal yang harus disiapkan o...