NAMA :
Dhimas Setiawan
NIM :
12001182
KELAS :
4 G PAI
MATA KULIAH :
Magang I
DOSEN PENGAMPU : Ibu Farninda Aditya, M.Pd
STRATEGI
PEMBELAJARAN
Memahami apa itu strategi
pembelajaran dan contohnya dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dalam
meningkatkan kualitas seorang siswa, misalnya dalam hal kualitas pendidikan
adalah dengan membentuk strategi pembelajaran yang tepat.
Strategi pembelajaran ini sangat
dibutuhkan dalam dunia pendidikan, sehingga sistem belajar mengajar di kelas
tidak menjadi monoton atau membosankan serta dapat membantu siswa dalam
mengembangkan pola berpikirnya.
Secara umum
pengertian atau definisi strategi pembelajaran adalah suatu usaha menggunakan
strategi yang sistematis yang dilakukan secara efektif untuk mendapatkan suatu
prestasi dan juga keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran.
Khususnya dalam dunia pendidikan,
strategi ini dapat diartikan sebagai suatu rancangan sekaligus metode dalam
mencapai tujuannya. Strategi pembelajaran adalah suatu rencana, yang didalamnya
terdapat rangkaian kegiatan yang dirancang secara khusus. Untuk lebih jelasnya,
berikut definisi segmentasi pasar menurut para ahli.
1. Hilda Taba
Strategi pembelajaran adalah
urutan atau pola perilaku guru untuk dapat mengakomodasi semua variabel
pembelajaran secara sadar dan sistematis.
2. Suparman
Strategi pembelajaran merupakan gabungan dari beberapa
rangkaian kegiatan, cara mengorganisasikan materi pelajaran siswa, bahan,
peralatan dan waktu yang digunakan untuk proses pembelajaran dalam mencapai
tujuan kegiatan pembelajaran yang telah ditentukan.
Jenis-jenis strategi pembelajaran
Dalam pelaksanaan pendidikan tentunya banyak contoh
strategi pembelajaran yang dapat digunakan. Misalnya, jika strategi
pembelajaran memiliki sisi positif dan negatif, perlu diketahui apa sisi
negatif dan positifnya. agar lebih mudah dikendalikan. Berikut penjelasannya:
1.
Metode ceramah
Jenis strategi pembelajaran
dengan menggunakan metode ceramah yaitu penuturan materi dalam bahan ajar
secara lisan yang dilakukan oleh guru. Terdapat kelebihan dan kekurangan dalam
melaksanakan metode pembelajaran yang satu ini. Yakni:
Kelebihan:
·
Ini adalah metode yang mudah dan murah.
·
Dapat menyajikan materi pelajaran secara luas dan lebih detail.
·
Guru dapat mengontrol keadaan kelas dengan lebih mudah.
Kekurangan:
·
Materi yang diserap siswa hanyalah apa yang diajarkan guru di
dalam kelas.
·
Tidak ada peragaan khusus dari setiap materi yang disajikan.
·
Siswa juga sering merasa bosan jika guru tidak memiliki
kemampuan berbahasa yang baik.
·
Lebih sulit untuk mendeteksi tingkat pemahaman siswa.
2.
Metode demonstrasi
Metode demonstrasi merupakan
jenis pembelajaran yang menyajikan materi pelajaran kepada siswa yang
digabungkan dengan penjelasan. Tujuannya agar siswa dapat lebih mudah memahami
materi pembelajaran yang dijelaskan.
Kelebihan:
·
Siswa tidak akan ketinggalan pemahaman karena penjelasan
disertai dengan latihan.
·
Proses pembelajaran juga akan lebih menarik karena siswa tidak
hanya mendengarkan.
·
Dengan proses mengamati, siswa dapat mengembangkan pola
berpikirnya dalam menghubungkan antara teori dan praktik.
Kekurangan:
Memerlukan persiapan yang lebih
matang dari segi bahan, peralatan dan juga bahan dan tempat karena jika tidak,
justru akan berdampak pada tidak efektifnya proses pembelajaran. Hal tersebut
hanya dapat dilakukan oleh guru yang memiliki kemampuan dan keterampilan
khusus.
3.
Strategi pembelajaran metode diskusi
Jenis strategi pembelajaran
lainnya yaitu dengan menggunakan metode diskusi yaitu dengan menghadapkan siswa
pada suatu masalah untuk menemukan solusi yang tepat.
Kelebihan:
·
Dapat merangsang siswa untuk berpikir lebih kreatif.
·
Dapat melatih siswa dalam mengungkapkan pendapatnya.
·
Dapat melatih siswa untuk saling menghargai sudut pandang.
Kekurangan:
·
Kegiatan diskusi seringkali hanya dikuasai oleh orang-orang
tertentu.
·
Dapat mengaburkan kesimpulan dalam suatu pelajaran, karena
topiknya bisa lebih luas.
·
Seringkali ada perbedaan pendapat yang berujung pada emosi.
·
Perlu waktu lama untuk mempelajari suatu mata pelajaran
tertentu.
4.
Metode simulasi
Sedangkan metode simulasi dalam
strategi pembelajaran yaitu dengan menghadirkan situasi tiruan agar setiap
siswa dapat lebih mudah memahami konsep dan juga materi yang disampaikan.
Kelebihan:
·
Dapat menjadi bekal bagi siswa dalam menghadapi suatu keadaan
yang sebenarnya.
·
Dapat mengembangkan sisi kreatif seorang siswa saat melakukan
proses pembelajaran.
·
Dapat menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri.
·
Dapat meningkatkan semangat belajar siswa.
Kekurangan:
Ada beberapa faktor psikologis siswa,
misalnya rasa malu ketika sedang melakukan simulasi tersebut.
Setelah mengetahui jenis serta kelebihan dan
kekurangannya, maka berikutnya yaitu memahami tips agar dapat menjalankan
strategi pembelajaran dengan baik dan benar. Apa saja? Berikut di antaranya:
1.
Mendorong komunikasi kelompok
Tanyakan kepada siswa apa yang
ingin mereka capai melalui belajar dan seperti cara apa yang akan dilakukan
untuk menyelesaikannya. Pendidik atau guru dapat meminta para siswa untuk dapat
terbuka dan jujur mengenai tantangan yang mereka hadapi. Dengan demikian, para
guru dapat memberikan solusi terbaik demi terwujudnya aktivitas belajar
mengajar yang nyaman.
2.
Cari tahu teknik belajar yang tepat
Guru diharuskan untuk mengetahui
apa yang dilakukan oleh para siswa untuk memaksimalkan manfaat waktu belajar.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, kamu dapat membujuk mereka untuk menuju
pengembangan pendekatan baru. Beberapa pendekatan meliputi:
1. Permainan
belajar yaitu dengan menisi beberapa kegiatan dengan permainan belajar sehingga
mengurangi suasana pembelajaran.
2. Sering-seringlah
beristirahat yaitu berpikir suatu aktifitas yang menggunakan usaha sehingga
juga akan mengurangi tenaga. Ingatkan siswa yang belajar untuk berdiri,
meregangkan badan, minum air, berbagi tawa dengan teman-teman mereka, dan
kemudian ke proses kegiatan belajar.
3.
Menciptakan suasana yang bebas gangguan
Susana yang nyaman dalam arti
mencakup banyak hal, mulai dari kebersihan dasar hingga menjalankan kegiatan
belajar mengajar dalam suasana yang nyaman dan bebas gangguan. Meski begitu,
setiap siswa tentu memiliki pendekatan dan preferensi yang berbeda-beda, di
sini pendidik dapat menciptakan suasana tersebut berdasarkan suara terbanyak.
4.
Fokus pada eksplorasi dan pemecahan masalah
Kebanyakan manusia menyukai
tantangan, terutama hal-hal baru yang memberikan manfaat bagi kehidupan.
Strategi pembelajaran yang cerdas dapat mencakup memanfaatkan website pencarian
dan melakukan kegiatan berbasis penyelesaian masalah dalam waktu belajar siswa.
5.
Pemicu motivasi belajar
Memiliki tujuan dan gagasan yang
jelas menjadi landasan besar untuk mencapai keberhasilan. Para guru juga dapat
memberikan apresiasi kepada siswa yang berhasil menyelesaikan tugas dengan
baik. Dengan begitu, akan memberikan motivasi kepada para siswa untuk belajar
lebih giat lagi.
6.
Berbagi pendapat
Ibaratkan pelajar memiliki
kemampuan untuk berpikir kritis tentang apa yang diajarkan dengan meminta
mereka untuk menjelaskannya dengan kata-katanya sendiri. Memiliki minat pada
apa yang ingin diketahui dan bagaimana mereka memahami suatu masalah atau tantangan
merupakan hal yang sangat berharga dan suatu bentuk apresiasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar